Di ujung selatan Malioboro, Pasar Beringharjo berdiri sebagai jantung ekonomi rakyat Yogyakarta. Sejak 1925, pasar ini tak pernah kehilangan denyutnya.
Lebih dari Sekadar Belanja
Di lantai dasar, gulungan batik dari berbagai motif tersusun rapi menunggu tawar-menawar. Naik ke lantai atas, kamu akan menemukan barang antik, jamu tradisional, hingga rempah-rempah yang harum.
Di Beringharjo, tawar-menawar bukan pertengkaran, melainkan percakapan penuh senyum.
Yang tak boleh dilewatkan adalah wisata kulinernya. Pecel, kipo, klepon, hingga es dawet tersaji di sudut-sudut pasar, sebagian dijual oleh pedagang yang sudah puluhan tahun setia di tempatnya.
Tips Berkunjung
- Datang pagi untuk suasana yang lebih nyaman.
- Bawa uang tunai secukupnya untuk memudahkan transaksi.
- Cicipi jajan pasar sebelum berburu batik.
Beringharjo adalah tempat di mana ekonomi, budaya, dan rasa berkumpul dalam satu keramaian yang menghangatkan.
Penikmat Kuliner
Bagus Santosa
Pemburu rasa yang setia menyusuri warung legendaris dan angkringan di seantero Jogja.
3 komentar
Ruang diskusi akan hadir di sini. Nantikan fitur komentar untuk berbagi ceritamu.